Bagi para pecinta linux pasti selalu menunggu-nunggu update terbaru dari distro-distro linux yang sangat populer saat ini. Dikutip dari distrowatch.com, berikut 10 distro linux populer yang sedang naik daun saat ini di 2025.

1. Linux Mint

Linux Mint adalah salah satu distribusi Linux paling populer di dunia, dikenal karena stabilitas, kemudahan penggunaan, dan tampilan klasik yang elegan. Berbasis Ubuntu LTS dan Debian, Linux Mint menawarkan pengalaman desktop yang ramah pengguna dengan lingkungan seperti Cinnamon, MATE, dan Xfce. Didesain untuk pemula maupun pengguna berpengalaman, sistem ini hadir dengan berbagai alat kustom yang mempermudah konfigurasi serta dukungan multimedia langsung tanpa perlu instalasi tambahan. Dengan kompatibilitas penuh terhadap repositori perangkat lunak Ubuntu, Linux Mint juga memiliki edisi khusus berbasis Debian (LMDE) yang menawarkan kestabilan dan fleksibilitas lebih. Tak heran, Linux Mint terus menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari OS Linux yang andal, ringan, dan siap pakai! πŸš€πŸ§

2. MX Linux

MX Linux adalah distribusi Linux berbasis Debian yang menawarkan kombinasi sempurna antara kinerja, stabilitas, dan kemudahan penggunaan. Dikembangkan melalui kolaborasi komunitas antiX dan MEPIS, MX Linux hadir dengan desktop Xfce sebagai pilihan utama, serta edisi KDE Plasma dan Fluxbox bagi mereka yang menginginkan pengalaman berbeda. Dengan jejak sistem yang ringan, MX Linux sangat cocok untuk berbagai perangkat, mulai dari komputer modern hingga mesin lawas dan bahkan Raspberry Pi. Selain itu, fitur "Live Medium" dan kemampuannya untuk dijalankan langsung dari RAM membuatnya semakin fleksibel. Bagi pengguna yang menginginkan sistem yang stabil, cepat, dan tetap ramah pengguna, MX Linux adalah pilihan yang tepat! πŸš€πŸ§

3. EndeavourOS

EndeavourOS adalah distribusi Linux rolling release yang berbasis Arch Linux, dengan tujuan menjadi penerus spiritual dari Antergos. Proyek ini menawarkan pengalaman penggunaan Arch yang mudah dengan pengaturan dan desktop environment yang telah dikonfigurasi sebelumnya. EndeavourOS menyediakan opsi instalasi offline dan online, dengan penginstal offline menggunakan Calamares dan desktop KDE Plasma secara default. Sementara itu, penginstal online memungkinkan pengguna untuk memilih berbagai komponen perangkat lunak tambahan, termasuk berbagai desktop environment populer seperti GNOME, Cinnamon, dan Xfce. Dengan dukungan untuk berbagai arsitektur seperti aarch64 dan x86_64, EndeavourOS menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin menjelajahi dunia Arch Linux tanpa kesulitan pengaturan yang rumit. Statusnya yang aktif dan popularitasnya yang terus meningkat, dengan peringkat rata-rata 8.52/10 dari lebih dari 300 ulasan, menjadikannya salah satu distribusi Linux yang patut dipertimbangkan bagi pengguna desktop dan Raspberry Pi.

4. CachyOS

CachyOS adalah distribusi Linux berbasis Arch yang dirancang dengan fokus pada kecepatan dan optimasi keamanan. Dengan kernel Linux yang telah dioptimalkan secara mendalam menggunakan scheduler BORE (Burst-Oriented Response Enhancer), CachyOS menawarkan pengalaman yang responsif dan efisien. Desktop dan paket aplikasi di CachyOS juga disusun dengan optimisasi LTO, x86-64-v3 dan x86-64-v4, Zen 4, serta pengaturan keamanan dan peningkatan kinerja lainnya. Meskipun default desktop environment-nya adalah KDE Plasma, CachyOS menawarkan berbagai pilihan desktop dan window manager seperti GNOME, Xfce, i3wm, dan Wayfire, memberi pengguna fleksibilitas tinggi. Dengan installer grafis dan berbasis command-line, serta browser khusus yang disebut Cachy-Browser dengan peningkatan keamanan dan performa, CachyOS menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kinerja tinggi dan keamanan di dunia Arch Linux. Popularitasnya yang terus berkembang, dengan peringkat rata-rata 7.86/10 dari lebih 150 ulasan, menunjukkan bahwa CachyOS semakin menarik perhatian banyak pengguna Linux.

5. Debian

Debian adalah salah satu distribusi Linux paling stabil dan dihormati di dunia open-source. Dikembangkan oleh komunitas global, Debian menawarkan ekosistem yang kokoh, fleksibel, dan sepenuhnya gratis. Dengan dukungan untuk berbagai arsitektur perangkat keras, dari x86_64 hingga loongarch64, serta lebih dari 50.000 paket perangkat lunak yang siap digunakan, Debian menjadi pilihan ideal untuk berbagai kebutuhan, mulai dari desktop hingga server kelas enterprise. Sistem operasinya dibangun di atas fondasi yang kuat, dengan Linux sebagai kernel dan berbagai alat penting yang dirancang untuk memberikan pengalaman komputasi yang andal dan efisien. Debian juga mendukung berbagai desktop environment seperti GNOME, KDE Plasma, Xfce, dan banyak lainnya, memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menyesuaikan lingkungan kerja sesuai preferensi mereka. Dengan reputasi sebagai sistem operasi yang stabil, aman, dan terus diperbarui oleh komunitas yang berdedikasi, Debian tetap menjadi salah satu pilar utama dunia Linux, digunakan oleh individu, bisnis, hingga institusi pemerintahan di seluruh dunia.

6. Pop!_OS

Pop!_OS adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang dikembangkan oleh System76, dirancang untuk memberikan pengalaman komputasi yang bersih, cepat, dan produktif. Dengan antarmuka desktop COSMIC yang dikustomisasi dari GNOME, Pop!_OS menghadirkan tampilan yang minimalis dan bebas gangguan, memungkinkan pengguna untuk lebih fokus pada pekerjaan mereka. Dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan seperti tiling window manager yang intuitif, dukungan luar biasa untuk perangkat keras NVIDIA, serta optimasi performa untuk multitasking dan gaming, Pop!_OS menjadi pilihan ideal bagi para profesional, kreator, dan gamer. Selain itu, dengan arsitektur yang mendukung x86_64 dan aarch64, serta kompatibilitas dengan Raspberry Pi, sistem operasi ini fleksibel dan siap digunakan di berbagai perangkat. Dengan desain yang elegan dan performa yang dioptimalkan, Pop!_OS terus menarik perhatian komunitas Linux dan mendapatkan peringkat rata-rata 8/10 dari lebih dari 250 ulasan pengguna.

7. Manjaro OS

Manjaro Linux adalah distribusi berbasis Arch Linux yang menawarkan keseimbangan sempurna antara kemudahan penggunaan dan kekuatan sistem. Dirancang untuk pengguna desktop, Manjaro menghadirkan proses instalasi yang intuitif, deteksi perangkat keras otomatis, serta model rilis rolling yang stabil. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk menginstal beberapa kernel sekaligus, serta skrip Bash khusus untuk mengelola driver grafis, memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna. Manjaro hadir dengan berbagai pilihan desktop environment seperti Xfce, KDE Plasma, dan GNOME, serta edisi Net minimalis bagi pengguna tingkat lanjut yang ingin membangun sistem sesuai keinginan mereka. Dengan dukungan komunitas yang kuat dan popularitas yang terus bertahan, Manjaro menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan keunggulan Arch Linux tanpa harus melewati proses instalasi yang rumit.

8. Ubuntu

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux paling populer dan ramah pengguna, dirancang untuk memberikan pengalaman komputasi yang stabil, aman, dan modern. Berbasis Debian, Ubuntu hadir dengan siklus rilis yang teratur serta dukungan jangka panjang (LTS), menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna rumahan, profesional, hingga lingkungan server. Dengan desktop environment GNOME yang intuitif serta ketersediaan berbagai varian seperti Kubuntu, Xubuntu, dan Ubuntu MATE, pengguna dapat menyesuaikan tampilan dan fungsionalitas sesuai kebutuhan mereka. Ubuntu juga menawarkan dukungan perangkat keras yang luas, ekosistem perangkat lunak yang kaya, serta akses ke repositori Snap dan APT, memungkinkan instalasi aplikasi dengan mudah. Dengan komunitas global yang besar dan dukungan dari Canonical, Ubuntu terus berkembang menjadi sistem operasi yang handal bagi berbagai kebutuhan, dari komputasi sehari-hari hingga pengembangan dan infrastruktur cloud.

9. Fedora

Fedora adalah distribusi Linux yang dikenal sebagai pionir dalam inovasi, menghadirkan teknologi terbaru dalam dunia open-source dengan kestabilan yang tetap terjaga. Dikembangkan oleh komunitas Fedora Project dan didukung oleh Red Hat, Fedora selalu berada di garis depan dalam mengadopsi fitur-fitur mutakhir, menjadikannya pilihan utama bagi pengembang, profesional IT, dan penggemar teknologi. Dengan desktop GNOME sebagai antarmuka default, serta berbagai opsi seperti KDE Plasma, Xfce, dan Cinnamon, Fedora menawarkan fleksibilitas tinggi bagi penggunanya. Selain itu, Fedora Spins menyediakan varian khusus yang dirancang untuk kebutuhan spesifik, mulai dari gaming, keamanan, hingga komputasi ilmiah. Dengan model rilis yang konsisten dan komunitas yang aktif, Fedora terus menjadi salah satu distribusi Linux terbaik bagi mereka yang ingin merasakan teknologi terbaru dalam ekosistem open-source.

10. openSUSE

openSUSE adalah distribusi Linux yang mengutamakan stabilitas, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan, menjadikannya pilihan yang solid bagi pengguna pemula maupun profesional. Dikembangkan oleh komunitas openSUSE dengan dukungan dari SUSE Linux, distro ini hadir dalam dua varian utama: Leap, yang menawarkan kestabilan ala enterprise dengan basis dari SUSE Linux Enterprise, dan Tumbleweed, yang memberikan pengalaman rolling release dengan pembaruan terkini. openSUSE dikenal dengan YaST, alat konfigurasi yang powerful untuk mengelola sistem dengan antarmuka yang ramah. Dengan dukungan berbagai desktop environment seperti KDE Plasma, GNOME, dan Xfce, serta kompatibilitas dengan arsitektur mulai dari x86_64 hingga Raspberry Pi, openSUSE menjadi sistem operasi yang dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga server profesional.

 

Dari sekian banyaknya distro linux populer di seluruh dunia. Saat ini mimin menggunakan Ubuntu sebagai distro favorit karena penggunaannya sangat mudah, sistemnya sangat stabil dan up to date. Kompatibilitas software nya sangat banyak sekali dengan aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan dari mulai coding, membuat dokumen, design dan lainnya.
So apa distro linux favoritmu sekarang? :)